_

Pemko Padang Dorong Masyarakat Budidaya Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga

  • 19 September 2018
  • 11 Kali Dilihat
  • Super Administrator
  • Pemko Padang Dorong Masyarakat Budidaya Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga

    Padang — Permintaan dan kosumsi komoditas pangan yang semakin meningkat di Padang dimana jumlah produksinya tak sebanding membuat pemerintah melakukan sejumlah upaya dalam peningkatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.

    Plt Kepala Dinas Pangan Kota Padang, Syahrial dalam kegiatan desiminasi informasi di Media Center, Balai Kota Padang, Rabu (19/9) mengungkapkan salah salah satu aspek yang mempengaruhi menurunnya produksi komoditas pangan adalah beralih fungsinya lahan pertanian.

    “Peningkatan permintaan komoditas pangan dan beralihnya fungsi lahan pertanian dipengaruhi oleh peningkatan jumlah penduduk di Padang. Lima tahun kedepan diprediksi luas lahan pertanian yang tersisa kurang dari 5000 hektar,” ungkapnya.

    Untuk itu pemerintah telah melakukan sejumlah upaya, salah satunya adalah solusi menanam dengan cara hidroponik.

    “Beberapa tahun belakang kita mengajak masyarakat untuk optimalisasi pemanfaatan pekarangan. Saat ini sudah ada 83 Kelompok Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang tersebar di 11 Kecamatan.” terangnya

    Lebih lanjut ia mengatakan, pemerintah akan membangun pusat budidaya hidroponik di lantai IV Pasar Inpres Padang. “Untuk tahap awal telah kita anggarkan Rp200 juta dan mulai awal tahun 2019. Disana masyarakat juga dapat belajar dan bertanya seputar hidroponik serta kita adakan pelatihan.” sambungnya.

    Ada sejumlah keuntungan yang akan didapat dalam mengembangkan sistem bertanam hidroponik, selain memiliki prospek yang bagus, hidroponik ini sangat diminati kawula muda dan juga telah banyak komunitas hidroponik.

    “Saat ini juga telah ada aplikasi penjualan sayur hidroponik. Selain itu kita juga telah ada pemasok sehingga memudahkan masyarakat untuk menjual hasil panen tanaman hidroponik,” terangnya.

    Hidroponik adalah satu cara budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, akan tetapi menggunakan media inert (tidak mengandung hara) dan steril (tidak mengandung mikroba). Sistem menanam hidroponik dirasa cocok menjadi salah satu alternatif solusi akan masalah ketahanan pangan yang ada karena sistem ini tidak memerlukan lahan yang luas dan dapat dipanen dalam waktu yang relatif singkat. Waktu atau umur panen tanaman sangat tergantung pada komoditi yang ditanaman, untuk tanaman sayuran daun tergantung terhadap penampilan dan bobot optimal, biasanya sekitar satu bulan tanaman sayuran daun bisa dipanen.

    Menanam dengan sistem Hidroponik memiliki beberapa keunggulan selain  penggunaan lahan yang lebih efisien. Keunggulan-keunggulan tersebut antara lain adalah tanaman berproduksi tanpa menggunakan tanah, tidak ada resiko untuk penanaman terus menerus sepanjang tahun, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan lebih bersih, penggunaan pupuk dan air lebih efisien, periode tanam lebih pendek, dan pengendalian hama dan penyakit lebih mudah. (McPadang/Putra)

    Pemko Padang Dorong Masyarakat Budidaya Hidroponik Untuk Ketahanan Pangan Rumah Tangga

  • 19 September 2018
  • 11 Kali Dilihat
  • Super Administrator