Pemko Padang Terus Matangkan Persiapan Penas Tani 2020

Pemko Padang Terus Matangkan Persiapan Penas Tani 2020

  • 16 5 2018
  • Huda Putra Erditama
  • 17 Kali Dilihat

  • Padang, Diskominfo --Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus mematangkan persiapan Pekan Nasional Tani Nelayan (Penas Tani) yang akan diadakan tahun 2020 di Padang. Sebab diperkirakan, peserta yang akan hadir dalam kegiatan tersebut mencapai lebih kurang 75 ribu orang.

    “Bayangkan saja, perkiraan peserta yang hadir dalam kegiatan itu mencapai 75 ribu. Itu bukan jumlah yang sedikit, tentunya butuh persiapan yang matang dan terencana,”ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syaiful Bahri di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (16/5).

    Dikatakan Syaiful, Penas Tani merupakan forum pertemuan nasional dan Asean bagi petani, nelayan, sebagai wadah kegiatan belajar, tukar menukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan kerjasama. Pada tahun 2017 Penas Tani yang ke XV dilaksanakan di Banda Aceh.

    “Hasil Rembug utama kontak tani nelayan andalan nasional (KTNA) pada Kamis (4/4) tahun 2017 lalu, secara aklamasi mengesahkan Penas Tani XVI dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat, yakni di Kota Padang,”jelas Syaiful.

    Semenjak pengesahan itu, sebut dia, Pemko Padang terus mematangkan persiapan Penas Tani. Setiap satu kali sebulan mengadakan rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait membahas, apa-apa saja yang musti dilakukan.
    Hingga saat ini telah didapatkan lokasi pusat kegiatan Penas Tani tersebut bakal diadakan di sekitar Balai Kota Padang, By Pass, Aia Pacah. Penetapan lokasi tersebut, mempertimbangkan akses transportasi, kedekatan dengan pelabuhan dan bandara, serta kondisi tempat yang cukup luas, sehingga diharapkan tidak memberikan dampak kemacetan.

    “Sebelum menetapkan Balai Kota sebagai pusat kegiatan nantinya, beberapa calon lokasi juga dipertimbangkan seperti daerah Lambuang Bukik, dan Bandara Sutan Syahrir,”sebutnya.

    Jelas Syaiful, estimasi biaya untuk pelaksanaan Penas Tani pada 2020 tersebut mencapai sekitar Rp100 miliar. Hal itu berkaca dari Banda Aceh yang mencapai Rp200 miliar. Nantinya, anggaran tersebut akan tersebar di berbagai OPD di Pemko Padang yang ikut terlibat menyukseskan penyelanggaran Penas Tani.

    “Anggaran berapa biaya pasti belum ada, itu baru estimasi kita,”sebutnya.

    Pihaknya berharap dengan biaya yang nantinya dikeluarkan mencapai sekitar Rp100 miliar, akan memberikan pemasukan kepada Pemko Padang jauh lebih banyak. Pihaknya menargetkan, sekitar Rp750 miliar uang akan beredar saat kegiatan yang dilakukan selama lebih kurang 10 hari itu.

    “Penas Tani ini sama dengan investasi yang dikeluarkan oleh Pemko Padang, untuk kesejahteraan masyarakat. Nantinya dengan kehadiran 75 ribu orang tersebut, kita bisa mendapatkan pemasukan jauh lebih banyak dari biaya pelaksanaan. Contohnya saja dari, biaya penginapan, belanja sehari-hari yang akan menghidupkan UMKM, dan pariwisata tentunya,”tuturnya. (Wina)